Aduh, Bank NTT Berikan Ultimatum Kepada 2 Nasabahnya, Masalah Apa?



Bank NTT menegaskan akan menempuh jalur hukum jika nasabah di Kabupaten Manggarai Timur dan Timor Tengah Utara (TTU) tidak mengklarifikasi pemberitaan secara benar dan bertanggung jawab dalam kurun waktu 3 x 24 Jam.

"Diberikan kesempatan kepada pihak pengadu/nasabah guna menyampaikan klarifikasi terbuka secara benar, bertanggung jawab atas pemberitaan sepihak dalam waktu 3 x 24 jam.

Apabila sampai dengan lewatnya batas waktu klarifikasi yang diberikan ternyata diabaikan, maka Bank NTT akan mengambil langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku," demikian pernyataan klarifikasi Manajemen Bank NTT yang salinannya diterima Suara Buruh, Kamis (15/6/2023).

Pihak Bank NTT mengklaim memiliki bukti yang valid terkait pengaduan dari nasabah Bank NTT atas berkurangnya saldo pada rekening sementara nasabah merasa tidak melakukan transaksi.


Sebelumnya DIberitakan bahwa dua Nasabah Bank NTT saldo hilang dari rekening. 



1. Uang Nasabah Di Kefa hilang 20 Juta
Emiliana Ludoni yang adalah nasabah Bank NTT Cabang Kefamenanu kesalkan pelayanan pada Bank tersebut.

Pasalnya, Bank kebanggaan masyarakat NTT itu diduga tak konsisten dalam menjaga simpanan nasabah.

Diketahui, uang milik Emiliana Ludoni sebesar Rp20.000.000 hilang di rekening miliknya tanpa pertanggungjawaban dari pihak Bank NTT.

Menurut Emiliana, uang yang disimpan di Bank NTT itu merupakan uang duka anaknya.


"Itu uang duka dari anak saya yang meninggal waktu itu jadi kami pikir simpan saja di Bank NTT sehingga mau kerja kuburnya tidak pusing lagi cari uang," ungkap Emiliana sambil meneteskan air matanya.

Diakuinya bahwa ia menyimpan uang tersebut pada tahun 2019 lalu dan tak pernah ditarik sedikit pun.

Emiliana menjelaskan bahwa awalnya uang duka tersebut disimpan di Kantor Kas Noemuti.

"Tapi tahun lalu saya ke kantor untuk cek uang itu, mereka arahkan saya untuk ke kantor cabang di Kefa. Saat sampai di Kefa pegawai Bank bilang uang sudah ditarik," terangnya.

Ia menambahkan, setelah disimpan uang tersebut tidak pernah ditarik sedikit pun.

"Saat saya mengadu di kantor Bank, ada petugas minta buku rekening yang saya bawa dan langsung print tambah tanggal penarikan yang kami tidak tau siapa yang tarik sama sekali dan kamu jadi bingung karena tanggal penarikannya sama setiap bulan," jelas Emiliana.

Emiliana pun mengaku heran karena disaat dirinya meminta CCTV, pihak Bank menjawab jika tidak terdeteksi

Emiliana mengaku kesal atas pelayanan di Bank NTT Cabang Kefamenanu karena tidak bertanggungjawab atas uang nasabah.

"Ini kami baru alami saat simpan uang di Bank NTT lalu hilang. Di Bank lain seperti Bank BRI kami simpan tidak pernah hilang," pungkasnya.

Dirinya juga meminta Bank NTT Cabang Kefamenanu untuk bertanggungjawab atas hilang uang sebesar Rp20.000.000 itu.

Ia juga mengatakan jika telah melaporkan kejadian tersebut ke Pihak Kepolisian. su,ber: BATASTIMOR.COM - 





2. Uang Nasabah bank NTT di Borong Hilang 9 Juta Lebih
Hilang sejumlah uang dari rekening pribadi, Nasabah polisikan, BANK NTT Cabang Borong.

Nasabah tersebut mengadu pihak BANK NTT, ke Polres Manggarai Timur atas dugaan kebocoran data hingga kehilangan sejumlah uang, Senin 12 Juni 2023.

Kepada media ini salah satu nasabah yang diketahui bernama Elfrinus tersebut, menjelaskan jika dirinya menjadi nasabah BANK NTT sejak tahun 2010.


Elfrinus laporkan pihak BANK NTT Cabang Borong, karena merasa uang di rekening pribadinya telah hilang dan merasa data pribadi tidak mampu untuk di jaga baik kenyamanannya.

Ia pun langsung melaporkan kasus tersebut ke Pihak Kepolisian Polres Manggarai Timur.



“Saya menjadi nasabah Bank NTT sejak 2010. Awalnya saya menabung uang di Bank NTT dengan besaran Rp6.200.000 rupiah. Setela itu saya simpan lagi uang sebesar Rp3000.000 sehingga total uang saya seharusnya Rp9.200.000,” ungkap Efrit.

Namun Efrit merasa janggal sebab sebelumnya ketika ia melalukan proses transaksi pasti selalu di tandai akan munculnya kode notifikasi, tertanda bahwa uang telah masuk ke rekening pribadinya, namun situasi berbeda saat ia kembali melakukan transaksi, tak ada notifikasi sama sekali. Karena tidak ada notifikasi, dirinya berinisiasi untuk cek lewat aplikasi NTT Pay yang ada di handphone pribadinya itu.

“Saya merasa kaget sebab, ketika di cek uang saya sisaRp57.381 rupiah, sedangkan yang lainnya telah hilang.” ungkapnya.

Tak puas, akhirnya Efrit pun ke BANK NTT pada Kamis 08 Juni 2023 untuk konsultasi, disana ia bertemu dengan salah satu pegawai Bank yang bernama Ibu Yohana selaku CS. Ia pun langsung menyampaikan semua terkait keluhan yang menimpa dirinya, namun pria itu belum mendapatkan penjelasan yang memuaskan dari pihak Bank.

“Kepada saya mereka menjelaskan, bahwa di ketahui saya suda dua kali melakukan proses transaksi dan transaksi di hari yang berbeda, melalu ATM B aplikasi B’Pungmobile Bank NTT, dari BANK NTT ke Bank Nationalnobu. Hal itu diketahui melalui print rekening koran oleh pihak Bank NTT yang di tunjukan ke saya,” ungkap Efrit.

Efrit menilai bahwa transaksi tersebut janggal, sebab ia selaku nasabah bukan sebagai pengguna aplikasih B’Pungmobile.

“Saya pun menunjukan handphone saya ke pihak Bank NTT untuk di cek terkait aplikasih apa saja yang saya gunakan, setelah di lihat pihak bank pun memastikan bahwa saya memang benar-benar tidak menggunakan Aplikasi B’pungmobile tersebut,” jelasnya.

Karena penjelasan dari pihak pegawai CS tidak memuaskan, akhirnya Efrit meminta kepada pegawai satpam untuk bisa bertemu dengan kepala Bank NTT Cabang Borong, namun pihak sekuriti Bank tetap mengarahkan untuk bertemu CS yang ke dua.

“Di pihak CS ke dua juga saya masih menjelaskan dengan penjelasan yang sama. Bahkan pihak CS mengarahkan saya untuk mengecek langsung uang saya ke Bank tujuan transfer yaitu Bank Nationalnobu terdekat yaitu di Labuan Bajo,”tandas Efrit. sumber: NTTEXPRESS - 

Rekomendasi Untuk Anda